KLATEN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, lembaga antirasuah menangkap Bupati Klaten, Jawa Tengah, Hamenang Wajar Ismoyo, Kamis (15/10/2026).
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan total 20 orang diamankan dalam operasi yang berlangsung di dua lokasi, yakni Klaten dan Jakarta. Ketua KPK Setyo Budiyanto membenarkan operasi tersebut dan menyebut pihak yang diamankan mencakup aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Klaten serta pihak swasta.
Baca juga: Suharyanto Dicopot dari Kepala BNPB, Pakar: Bisa Jadi Tersangka Jika Ada Aliran Dana
Ini menjadi OTT ke-23 yang dilakukan KPK sepanjang 2026, hanya dua hari setelah operasi serupa di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Rumah dinas digeledah
Sejumlah laporan menyebut penyidik sempat menggeledah rumah dinas bupati sebelum membawa para pihak yang diamankan beserta barang bukti ke Polres Klaten untuk pemeriksaan awal. Di antara yang diamankan disebut ada ajudan pribadi bupati berinisial BR serta pejabat dari Dinas Kesehatan, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, dan Inspektorat.
Hingga kini, KPK belum mengungkap perkara yang menjadi dasar operasi maupun barang bukti yang disita. Sesuai ketentuan, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan.
Baca juga: KPK Sita Rp1 Miliar di OTT Bupati Klaten, Diduga Ada Suap ke Oknum BPK
Hamenang merupakan politikus PDI Perjuangan kelahiran Klaten, 26 November 1988, yang meniti karier dari DPRD sebelum terpilih menjadi bupati. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan prihatin bila kabar tersebut benar.