JAKARTA – Harga emas dunia bergerak naik pada perdagangan Jumat (16/10/2026) pagi. Berdasarkan data Bloomberg pukul 08.04 WIB, harga emas kontrak pengiriman Desember 2026 di Commodity Exchange (COMEX) berada di level US$4.178 per ons troi, naik 0,19 persen dari posisi sebelumnya di US$4.170,10.
Pada sesi sebelumnya, harga emas sudah melonjak lebih dari 1,6 persen. Penguatan didorong turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS sekitar 12–15 basis poin di berbagai tenor, setelah aksi jual di pasar saham mendorong investor beralih ke obligasi.
Baca juga: Rupiah Jebol Rp18.000, Jadi Mata Uang Terburuk di Asia Usai Ancaman MSCI
Pasar juga tengah mencermati data inflasi AS September yang lebih tinggi dari perkiraan, disusul data harga produsen dan penjualan ritel. Rangkaian data itu memicu spekulasi kenaikan suku bunga pada Oktober. Investor kini menantikan pernyataan Ketua Federal Reserve Kevin Warsh dalam pertemuan IMF di Bangkok.
Minyak Brent turun
Berbeda dengan emas, harga minyak dunia justru melemah. Kontrak berjangka minyak mentah Brent turun 0,58 dolar AS atau 0,55 persen ke level 105,35 dolar AS per barel, di tengah ketidakpastian pasokan dari kawasan Teluk Persia.
Harga minyak masih berada di level tinggi seiring eskalasi konflik antara Arab Saudi dan kelompok Houthi Yaman, termasuk serangan ke fasilitas Saudi Aramco di Dhahran awal pekan ini.