JAKARTA – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo bersama delapan orang lain yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. Sebelumnya, Hamenang menjalani pemeriksaan awal di Polres Klaten, Jawa Tengah.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan perkara ini telah naik ke tahap penyidikan setelah gelar perkara (ekspose) pada Kamis (15/10/2026) malam, dan KPK sudah menetapkan tersangka. Namun, identitas dan jumlah tersangka baru akan diumumkan dalam konferensi pers pada Jumat (16/10) sore.
Baca juga: Suharyanto Dicopot dari Kepala BNPB, Pakar: Bisa Jadi Tersangka Jika Ada Aliran Dana
Pejabat BPK ikut terjaring
Dari total 20 orang yang diamankan di Klaten dan Jakarta, salah satunya disebut merupakan Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Tengah. Ketua KPK Setyo Budiyanto sebelumnya menyebut pihak yang diamankan terdiri atas penyelenggara negara, aparatur sipil negara Pemkab Klaten, dan pihak swasta.
KPK menduga perkara ini berkaitan dengan penerimaan oleh penyelenggara negara terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan, serta penerimaan lain dari organisasi perangkat daerah. Penyidik juga mendalami dugaan pengaturan hasil audit BPK. Barang bukti yang disita sementara berupa uang tunai sekitar Rp1 miliar.
OTT Klaten menjadi operasi tangkap tangan ke-23 KPK sepanjang 2026, menyusul OTT di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) awal pekan ini.